Membangun sheet All Data sebagai dashboard utama untuk merangkum penjualan, stok, keuangan, retur, audit, dan restock lintas channel — mengonsolidasikan performa Shopee, TikTok Shop, Lazada, dan penjualan MD/Public dalam satu pusat laporan.
Data operasional tersebar di banyak sheet sumber: transaksi Shopee, TikTok Shop, Lazada, dan MD/Public, serta data stok, pembelian, retur, kas, biaya operasional, dan vendor. Tanpa satu pusat laporan, owner harus memeriksa data satu per satu untuk mengetahui omzet, laba, status pengiriman, masalah stok, pesanan belum selesai, tingkat retur, arus kas, dan kebutuhan restock. Perbedaan sumber juga meningkatkan risiko selisih yang terlambat terdeteksi.
Memetakan alur data dari penjualan marketplace, stok masuk dan keluar, pembelian, retur, kas, biaya operasional, vendor, invoice, dan surat jalan agar setiap ringkasan memiliki sumber yang jelas.
Menyusun area kerja A–I menjadi pusat laporan dengan navigasi cepat untuk 9 kelompok: Kontrol, Penjualan, Stok, Keuangan, Retur, Masalah, Audit, Rank Channel, dan Restock 14 Hari.
Menghubungkan omzet, modal penjualan, laba kotor, biaya operasional, laba bersih, margin, saldo pengiriman, pergerakan stok, retur, dan hutang vendor; kemudian memvalidasinya melalui pemeriksaan silang otomatis.
Menyajikan tabel kendali dan 31 grafik untuk target vs realisasi, tren harian, kinerja channel dan produk, perputaran stok, restock, retur, arus kas, masalah pesanan, biaya marketplace, serta evaluasi vendor.
Ringkasan aktual pada sheet All Data per 28 Agustus 2026.
Cuplikan khusus dari sheet All Data yang memperlihatkan ringkasan utama, kontrol otomatis, analisis penjualan dan stok, rekonsiliasi, keuangan, retur, masalah operasional, serta perencanaan restock.
Saya siap membantu mewujudkan kebutuhan operasional, desain, atau strategi digital marketing untuk bisnis Anda.
Unduh CV saya untuk informasi lebih lengkap tentang pengalaman dan keterampilan saya.
Unduh CV